headerbaru21-min.jpg

on . Hits: 33

Lagi; Pengadilan Agama Nanga Pinoh Peduli Hak Perempuan dan Anak

WhatsApp Image 2021 10 11 at 12.28.46 

Nanga Pinoh I PA. Nanga Pinoh

Pengadilan Agama Nanga Pinoh terus melakukan penyempurnaan dalam melayani masyarakat pencari keadilan. Berbagai inovasi terus dilakukan, salah satunya dengan menjalankan surat edaran Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Nomor 1669/DJA/HK.00/5/2021, perihal Jaminan Pemenuhan Hak-Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian. Dalam edaran yang dikeluarkan Dirjen Badilag tersebut, Pengadilan Agama Nanga Pinoh berupaya untuk terus berkomitmen menjalankannya.

Salah satu bentuk komitmen tersebut, telah diterapkan oleh Majelis Hakim Pemeriksa perkara di PA. Nanga Pinoh, di mana dalam amar putusannya mencantumkan adanya pembayaran berupa nafkah iddah dan mut’ah kepada Termohon pasca perceraian. Dalam keterangan yang diberikan oleh Ketua Majelis yang telah menetapkan putusan tersebut, beliau menjelaskan bahwa upaya ini dilakukan dalam rangka memberikan hak-hak kepada mantan istri dan anak pasca terjadinya perceraian.

“Apa yang telah dilakukan oleh Badilag melalui edarannya tersebut merupakan sesuatu yang bagus. Ini adalah inovasi yang harus kita kembangkan, karena sesuai dengan Kompilasi Hukum Islam (KHI) pasal 149, telah dijelaskan bahwa perceraian yang terjadi karena adanya permohonan cerai dari suami kepada Istri. Jika Pengadilan mengabulkan permohonan cerai talak dari suami, maka istri berkah mendapatkan; pertama Mut'ah yang layak dari bekas suaminya, baik berupa uang atau benda. Kedua Nafkah, maskan dan kiswah kepada bekas istri selama dalam iddah, kecuali bekas istri telah dijatuhi thalak bain atau nusyuz dan dalam keadaan tidak hamil. Ketiga, Pelunasan mahar yang masih terhutang seluruhnya dan separuh apabila Qabla al-dukhul, dan seterusnya.” (ujar Kamil).

Perwujudan dari pemenuhan hak-hak istri tersebut telah dijalankan dengan baik oleh pihak Pemohon (suami), dengan menitipkan uang Nafkah Iddah dan Mut’ah kepada Kepaniteraan Pengadilan Agama Nanga Pinoh, pada tanggal 06 Oktober 2021 lalu. Kemudian, pada tanggal 11 Oktober 2021, uang titipan tersebut telah diserahkan kepada Termohon (mantan Istri), yang diserahkan oleh kepaniteraan PA. Nanga Pinoh.

Panitera Pengadilan Agama Nanga Pinoh berharap implementasi dari surat edaran Dirjen Badilag ini bisa terus dilakukan, agar masyarakat pencari keadilan khususnya istri dan anak tidak lagi merasa ditelantarkan pasca terjadinya perceraian. Beliau juga berharap kedepannya agar tercipta inovasi yang bisa memberitahukan kepada pihak istri bahwa mantan suaminya menyerahkan titipan kepada PA. Nanga Pinoh dalam rangka menjamin hak-hak perempuan dan anak. (Irf)

 

Add comment


Security code
Refresh

Hubungi Kami

Pengadilan Agama@2018