Selamat Datang di Website Resmi Pengadilan Agama Nanga Pinoh || Mari Dukung Zona Integritas Untuk Mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih & Melayani (WBBM) || Dapatkan Informasi yang anda butuhkan melalui Website ini atau dapat menghubungi Nomor Kontak yang tersedia || Jam Kerja, Senin-Kamis : Pukul 08.00 - 16.30 Wib, Istirahat Pukul 12.00 - 13.00 Wib, Jum'at : Pukul 08.00 - 17.00 Wib, Istirahat Pukul 12.00 - 13.00 Wib.

Written by Super User on . Hits: 158

PROSEDUR PENGAJUAN PERKARA BANDING

 

 

Langkah-langkah Pengajuan Permohonan Banding :

1.
Permohonan banding harus disampaikan secara tertulis atau lisan kepada pengadilan agama/mahkamah syar’iah dalam tenggang waktu:
  a. 14 (empat belas) hari, terhitung mulai hari berikutnya dari hari pengucapan putusan, pengumuman/pemberitahuan putusan kepada yang berkepentingan;
b. 30 (tiga puluh) hari bagi Pemohon yang tidak bertempat di kediaman di wilayah hukum pengadilan agama/mahkamah syar’iah yang memutus perkara tingkat pertama. (Pasal 7 UU No. 20 Tahun 1947).
2. Membayar biaya perkara banding (Pasal 7 UU No. 20 Tahun 1947, Pasal 89 UU No. 7 Tahun 1989).
3. Panitera memberitahukan adanya permohonan banding (Pasal 7 UU No. 20 Tahun 1947)
4. Pemohon banding dapat mengajukan memori banding dan Termohon banding dapat mengajukan kontra memori banding (Pasal 11 ayat (3) UU No. 20 Tahun 1947)
5. Selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari setelah permohonan diberitahukan kepada pihak lawan, panitera memberi kesempatan kepada kedua belah pihak untuk melihat surat-surat berkas perkara di kantor pengadilan agama/mahkamah syar’iah (Pasal 11 ayat (1) UU No. 20 Tahun 1947).
6. Berkas perkara banding dikirim ke pengadilan tinggi agama/mahkamah syar’iah provinsi oleh pengadilan agama/mahkamah syar’iah selambat-lambatnya dalam waktu 1 (satu) bulan sejak diterima perkara banding.
7. Salinan putusan banding dikirim oleh pengadilan tinggi agama/mahkamah syar’iah provinsi ke pengadilan agama/mahkamah syar’iah yang memeriksa perkara pada tingkat pertama untuk disampaikan kepada para pihak.
8. Pengadilan agama/mahkamah syar’iah menyampaikan salinan putusan kepada para pihak.
9.
Setelah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap maka panitera:
  a.
Untuk perkara cerai talak:
  1) Memberitahukan tentang Penetapan Hari Sidang penyaksian ikrar talak dengan memanggil Pemohon dan Termohon.
2) Memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari.
b. Untuk perkara cerai gugat:
  Memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari.

Galeri Foto

Opening Pembinaan dan Pengawasan dari Tim Hatibinwasda PTA Pontianak Tanggal 18 - 20 Maret 2020
Suasana Opening Pembinaan Dan Pengawasan Tim Hatibinwasda PTA Pontianak
Penandatangan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja Individu
Suasana Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja Individu
Penyerahan Penghargaan Terbaik Pertama Penyerapan IKPA Semester II
Penerima Penghargaan Terbaik Mitra Kerja KPPN Sintang
Kegiatan Rapat Sosialisasi Sakip dan Monev ZI
Reward untuk Pegawai Teladan And the prizes goes to...
Abis kerja...olahraga dulu yuk
Penyemprotan Disinfektan oleh Polsek Nanga Pinoh

Pojok Informasi PA. Nanga Pinoh

Untuk mengetahui apa itu E-Court klik pada gambar
Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pengadilan Agama Nanga Pinoh
Decorum dan K3 PA Nanga Pinoh
Jaga Diri Dan Keluarga Anda Dari Covid-19 Dengan GERMAS

Hubungi Kami

Pengadilan Agama@2018