Selamat Datang di Website Resmi Pengadilan Agama Nanga Pinoh || Mari Dukung Zona Integritas Untuk Mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih & Melayani (WBBM) || Dapatkan Informasi yang anda butuhkan melalui Website ini atau dapat menghubungi Nomor Kontak yang tersedia || Jam Kerja, Senin-Kamis : Pukul 08.00 - 16.30 Wib, Istirahat Pukul 12.00 - 13.00 Wib, Jum'at : Pukul 08.00 - 17.00 Wib, Istirahat Pukul 12.00 - 13.00 Wib.

on . Hits: 68

Dispensasi Kawin;

Perkara Permohonan Terbesar di PA Nanga Pinoh

(Per Januari-Februari 2020)

Nanga Pinoh | PA Nanga Pinoh

Pengadilan Agama Nanga Pinoh pada awal tahun 2020 (Januari-Februari) telah menerima perkara permohonan dispensasi kawin sebanyak 16 perkara. Angka ini terbilang sangat besar jika dilihat dari seluruh perkara voluntaire yang masuk sejak bulan Januari sampai dengan akhir Februari 2020. Sebab, dari seluruh jumlah perkara permohonan yang masuk yaitu 18 perkara, dan jumlah perkara Dispensasi Kawin berjumlah 16 perkara, artinya hanya ada 2 perkara selain perkara tersebut. Adapun kedua perkara tersebut adalah Isbat Nikah 1 perkara dan Perwalian 1 Perkara. Angka tersebut melonjak cukup besar jika dibandingkan dengan jumlah perkara Dispensasi Kawin di awal tahun 2019 (terhitung Januari-Februari 2019), yang hanya menangani 3 perkara saja.

Tingginya angka perkara Dispensasi Kawin di Pengadilan agama tidak terlepas dari berubahnya peraturan perundang-undangan tentang Batasan usia maksimal bagi anak untuk menikah pada UU. No. 1 tahun 1974 Tentang Perkawinan. Di mana, dalam dalam UU. yang lama tersebut menyebutkan, bahwa usia minimal seorang anak untuk menikah adalah 16 tahun bagi anak Perempuan dan 19 tahun bagi anak laki-laki. Sedangkan dalam UU. terbaru yang diberlakukan di Indonesia, yaitu UU. Nomor 16 Tahun 2019 menyebutkan bahwa batas minimal usia seorang untuk menikah adalah 19 tahun, baik laki-laki maupun perempuan.

Slide1

Perubahan atas UU yang sebelumnya inilah yang menyebabkan besarnya angka Dispensasi Kawin di Pengadilan Agama Nanga Pinoh. Meskipun di dalam proses menangani perkara tersebut, Majelis Hakim sudah memberlakukan Peraturan Mahkamah Agung RI No. 5 Tahun 2019 tentang Pedoman Mengadili Dispensasi Kawin, Mahkamah Agung mengeluarkan Perma tersebut setelah disahkannya oleh Presiden RI pada tanggal 20 Oktober 2019, yang salah satu pokoknya adalah memberikan nasihat kepada Pemohon dan anak Pemohon serta calon suami anak Pemohon untuk menunda perkawinan sampai usia anak yang cukup untuk menikah.

Namun, upaya tersebut tidak mampu untuk meredam keinginan para pemohon, mengingat mereka juga sudah lama menunggu usia anak-anaknya di atas 16 tahun (jika mengacu pada UU. Nomor 1 Tahun 1974). Selain itu, keterbatasan informasi yang diterima masyarakat Kabupaten Melawi, membuat banyak dari mereka yang belum mengetahui tentang perubahan UU tentang perkawinan tersebut. (Irf.)

Add comment


Security code
Refresh

Galeri Foto

Opening Pembinaan dan Pengawasan dari Tim Hatibinwasda PTA Pontianak Tanggal 18 - 20 Maret 2020
Suasana Opening Pembinaan Dan Pengawasan Tim Hatibinwasda PTA Pontianak
Penandatangan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja Individu
Suasana Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja Individu
Penyerahan Penghargaan Terbaik Pertama Penyerapan IKPA Semester II
Penerima Penghargaan Terbaik Mitra Kerja KPPN Sintang
Kegiatan Rapat Sosialisasi Sakip dan Monev ZI
Reward untuk Pegawai Teladan And the prizes goes to...
Abis kerja...olahraga dulu yuk
Penyemprotan Disinfektan oleh Polsek Nanga Pinoh

Pojok Informasi PA. Nanga Pinoh

Untuk mengetahui apa itu E-Court klik pada gambar
Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pengadilan Agama Nanga Pinoh
Decorum dan K3 PA Nanga Pinoh
Jaga Diri Dan Keluarga Anda Dari Covid-19 Dengan GERMAS

Hubungi Kami

Pengadilan Agama@2018